Galeri Photo Terbaru
Kalender
16 November 2018
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8

Rancang Bangun Ekonomi Islam

Tanggal : 08/01/2018

Ekonomi Islam dapat diibaratkan dengan sebuah rumah yang terdiri atas atap, tiang, dan fondasi. Begitu juga dengan ekonomi Islam.

TAUHID

AL-ADL

NUBUWWAH

KHILAFAH

MA’AD

 

 

Bangunan dalam ekonomi Islam berfondasikan 5 hal:

  1. Tauhid; - Allah merupakan pemilik sejati seluruh yang ada dalam alam semesta

-          Allah tidak mencipakan sesuatu dengan sia-sia, dan manusia diciptakan untuk mengabdi / beribadah pada Allah

  1. Al-adl (adil);

      - tidak mendzalimi dan tidak didzalimi

      - pelaku ekonomi tidak boleh hanya mengejar keuntungan pribadi

  1. Nubuwwah (kenabian);

-          Sifat-sifat yang dimiliki Nabi SAW (Shiddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah) hendaknya menjadi teladan dalam berperilaku, termasuk dalam ekonomi

-          Shiddiq: efektif dan efisien ; Tabligh: komunikatif, terbuka, pemasaran; Amanah: bertanggungjawab, dapat dipercaya, kredibel ; Fathonah: cerdik, bijak, cerdas.

  1. Khilafah :

-          Manusia sebagai khalifah di bumi, akan dimintai pertangungjawaban

-          Khalifah dalam arti pemimpin, fungsinya untuk menjaga interaksi antar kelompok (muamalah) agar tercipta ketertiban

-          Khalifah harus berakhlaq seperti sifat-sifat Allah, dan tunduk pada kebesaran Allah SWT

  1. Ma’ad (keuntungan):

-          keuntungan merupakan motivasi logis-duniawi manusia  dalam beraktivitas ekonomi

-          keuntungan mancangkup keuntungan dunia dan akhirat

Bertiangkan 3 hal:

  1. Kepemilikan Multi jenis

-          Pada hakekatnya semua adalah milik Allah SWT

-          Berbeda dengan kapitalis maupun sosialis klasik, dalam Islam mengakui adanya kepemilikan pribadi, kepemilikan bersama (syirkah), dan kepemilikan negara

  1. Kebebasan bertindak ekonomi

-          Pada dasarnya semua diperbolehkan kecuali yang dilarang

-          Hadist: Kamu lebih mengetahui urusan duniamu

  1. Keadilan Sosial

-          Dalam rizki yang halal pun ada hak orang lain (zakat)

-          Keadilan social harus diperjuangkan dalam Islam, dan pemerintah berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasr rakyatnya, dan keseimbangan social antara si kaya dan si miskin

Beratapkan Akhlaq, yang berarti semuanya  (perilaku) harus dilakukan dengan beretika Islam

 

 



Kembali ke Atas


Info Sekolah Lainnya :